Bupati Boltim Tutup Pembinaan RKO 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Kebutuhan Obat
- Feb 14, 2026
- Revandi Rorong
Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) secara resmi menutup kegiatan Pembinaan Pelaporan dan Evaluasi Kepatuhan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Quality Manado, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Boltim dalam memperkuat tata kelola perencanaan serta pelaporan kebutuhan obat di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit.
Melalui pembinaan ini, para pengelola program dan penanggung jawab farmasi dibekali pemahaman teknis guna meningkatkan akurasi dan validitas data, ketepatan perencanaan, serta kepatuhan dalam penyusunan RKO sesuai regulasi yang berlaku. Evaluasi yang dilakukan juga menjadi bagian penting dalam memastikan proses perencanaan berjalan lebih sistematis, terukur, dan berbasis kebutuhan riil di lapangan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa perencanaan kebutuhan obat yang tepat, terukur, dan berbasis data merupakan fondasi utama dalam menjamin ketersediaan obat bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam pelaporan, peningkatan kualitas data, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna mencegah terjadinya kekosongan maupun kelebihan stok obat di fasilitas kesehatan.
“RKO bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan berkesinambungan. Karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil pembinaan ini secara konsisten, profesional, dan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan serta seluruh peserta atas komitmen dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi yang solid antara puskesmas, rumah sakit, dan Dinas Kesehatan dalam menyusun perencanaan kebutuhan obat yang benar-benar mencerminkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh rekomendasi dan hasil evaluasi yang telah dirumuskan dapat segera ditindaklanjuti pada tahun anggaran berjalan demi optimalisasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, Anggota DPRD Revy Lengkong, serta Kepala Dinas Kesehatan Boltim Minarni Manoppo.